Di Asia, Australia, Afrika,
Amerika ataupun Eropa, apa bedanya? Di manapun kita dilahirkan, toh sebelumnya kita
memang tak bisa memesan. Semua detailnya sudah ditetapkan, bahkan saat usia
kita baru menginjak empat bulan dalam kandungan. Di
mana kita dilahirkan, menjalani kehidupan hingga akhirnya kita dikebumikan. Pemikiran
seperti inilah yang ada saat usiaku masih belia, di mana mata dan hatiku belum terbuka
betapa terlahir dan hidup di Indonesia adalah sebuah anugerah dari Allah SWT yang
tiada terkira.
Showing posts with label kontes. Show all posts
Showing posts with label kontes. Show all posts
4 Jul 2014
4 Dec 2013
Menulis Lagi
Lesu darah, tak lagi bergairah. Begitulah yang aku rasakan. Jika dulu
bisa seminggu dua kali, maka kini dua minggu sekali pun sudah terbilang bagus,
bahkan pernah hingga hitungan bulan baru bisa aku lakukan. Maaf sahabat dan
kerabatku, jangan berpikir negatif dulu, karena yang kumaksud bukan ‘gairah
yang itu’ melainkan gairah menulisku.
Labels:
kontes
3 Sept 2012
Tampil Gaya Tanpa Biaya
Banyak cara dilakukan orang untuk bisa tampil gaya. Terkadang tidak masalah walau harus keluar banyak biaya. Tapi sebenarnya ada cara untuk bisa tampil gaya tanpa harus mengeluarkan biaya, dan saya sudah membuktikannya. Dengan kaca mata firmoo-lah jawabannya.
Kaca mata keren dengan dua lensa ini saya dapatkan dari Firmoo, toko kaca mata online, secara cuma-cuma. Benar-benar tanpa biaya. Awalnya saya juga kurang percaya, tapi setelah membaca postingan Mbak Ririe Khayan, terlebih setelah dengan tulus ikhlas Mbak Ririe membantu memberikan contoh format email, maka tergeraklah saya untuk mencoba mengajukan proposal kaca mata gratis ini kepada firmoo di negeri tirai bambu sana. Terima kasih saya haturkan kepada Mbak Ririe yang telah berkali-kali membantu, hingga keinginan mendapatkan kaca mata Firmoo menjadi nyata. Semoga keberkahan dan keridhoan Allah senantiasa menyertai Mbak Ririe dan keluarga. Amin.
Labels:
kontes
28 Aug 2012
Setiap Manusia Punya
Karenanya, jangan berputus asa, ambillah hikmah dan pelajaran dari masa lalu agar tak terulang salah yang sama ataupun tercipta masalah baru dari yang sudah ada.
Satu kesadaran sekaligus pelajaran aku dapatkan dari Fulan, pria berusia 34 tahun yang berbaik hati membagi cerita masa lalunya yang diwarnai salah dan masalah. Bukan untuk membuka aib, tapi ia ingin mengingatkan bahwa manusia tak lepas dari salah dan lupa. Masalah datang bukan saja sebagai ujian, tapi kadang adalah buah dari kesalahan yang terlanjur dilakukan. Dan manusia yang telah menjalani hidupnya bertahun-tahun hingga hari ini pasti memiliki masa lalu, apapun warna dan rasanya.
Labels:
kontes
13 Jun 2012
Don't Underestimate or Overestimate
“Jangan pernah meremehkan kekuatan seorang manusia, karena Tuhan sedikit pun tidak pernah.”
![]() |
| sumber gambar: http://commons.wikimedia.org |
Nasihat bijak ini aku temukan di sebuah buku yang baru selesai kubaca beberapa hari yang lalu. Meski ini adalah dialog antar tokoh dalam buku tersebut, namun menurutku ini ditujukan pula kepada semua yang membacanya, termasuk aku.
Sikap Underestimate atau meremehkan, baik terhadap kemampuan diri sendiri ataupun orang lain jelas tidak baik dan sangat merugikan.
Seperti yang dicontohkan Pakde Cholik dalam sebuah tulisan berjudul Sikap Underestimate Yang Merugikan, seseorang tidak akan pernah menang, menjuarai sebuah kontes apabila ia tidak mengikuti kontes itu sendiri, dengan alasan tidak percaya diri. Ia jelas merugi karena telah melewatkan kesempatan untuk menjadi pemenang.
Labels:
kontes
25 May 2012
Aku; Dulu, Kini dan Nanti
Seperti berkebun apel di tingginya suhu dan polusi kota Tangerang, kalaupun berbuah tentu tak selebat dan tak semanis bila ditanam di daerah yang dingin seperti Malang. Keraguan semacam inilah yang aku rasakan saat hendak memperkenalkan buku Remah-Remah Hikmah kepada rekan-rekan kerjaku. Bukan buku yang istimewa, bukan karya penulis ternama, menjadi beban tambahan dalam memperkenalkan sebuah buku di lingkungan yang tidak memiliki ketertarikan dengan membaca. Kalaupun ada yang mau, barangkali hanya karena tak sampai hati menolak tawaranku.
Keraguan serupa juga aku rasakan saat hendak mendaftarkan diri dalam sebuah lomba bertajuk Book Your Blog yang diselenggarakan oleh Leutika Prio di catur wulan ketiga tahun 2011 kemarin. Mungkinkah blogku yang sederhana dan serba seadanya mampu bersaing dengan blog para senior? Apa yang bisa kuandalkan bila hampir semua isinya hanyalah hal-hal biasa yang cenderung subjektif karena kutulis berdasarkan apa yang ku lihat, dengar dan rasakan serta terlintas dalam angan dan pikiran.
Labels:
kontes
19 May 2012
Bersatu Kita Kuat, Bersama Kita Hebat
‘Tak ada pesta yang tak berakhir. Ayo semangat!’
Sebuah pesan singkat dari seorang sahabat masuk ke handphoneku sebagai balasan atas pesan yang kukirim semenit sebelumnya.
Tak ada pesta yang kami gelar, hanya pertemuan biasa. Tapi kebersamaan yang tidak setiap saat bisa terlaksana ini telah memberiku satu dilema. Seperti berada di zona aman, tak ingin aku keluar darinya.
‘Cukupkah hanya dengan memikirkannya?’
Sebuah pertanyaan ia ajukan saat aku katakan enggan kembali ke Tangerang, mengejar mimpi-mimpi. Tak ada jawaban yang kuberikan kecuali aku langsung mendatangi agen bus, memesan tiket dan berangkat sore harinya. Tak bisa aku meraih cita-cita hanya dengan memikirkannya.
Sebuah pesan singkat dari seorang sahabat masuk ke handphoneku sebagai balasan atas pesan yang kukirim semenit sebelumnya.
Tak ada pesta yang kami gelar, hanya pertemuan biasa. Tapi kebersamaan yang tidak setiap saat bisa terlaksana ini telah memberiku satu dilema. Seperti berada di zona aman, tak ingin aku keluar darinya.
‘Cukupkah hanya dengan memikirkannya?’
Sebuah pertanyaan ia ajukan saat aku katakan enggan kembali ke Tangerang, mengejar mimpi-mimpi. Tak ada jawaban yang kuberikan kecuali aku langsung mendatangi agen bus, memesan tiket dan berangkat sore harinya. Tak bisa aku meraih cita-cita hanya dengan memikirkannya.
Labels:
kontes
21 Apr 2012
Jangan Buat Kartini Menangis
Satu ketika putriku pernah bertanya, “Kalau sudah waktunya, bolehkah aku kuliah?”
Senyumnya merekah saat kujawab, “Ya, tentu saja!”
Di lain kesempatan, ia juga pernah bertanya, “Bolehkah aku bercita-cita menjadi dokter?”
Senyumnya mengembang saat aku mengangguk, setuju.
Betapa harus bersyukurnya kaum wanita Indonesia jaman sekarang sebab mereka mempunyai hak yang sama dengan kaum pria, dalam bersekolah dan bercita-cita. Ini tentunya tidak bisa lepas dari jasa R.A. Kartini, pahlawan emansipasi wanita Indonesia.
Labels:
kontes
12 Apr 2012
Lomba Menulis Bertemakan Facebook dan Ramadhan
Bagi sahabat yang hobi dengan dunia tulis menulis, dan ingin mengasah bakat menulis, sebaiknya jangan lewatkan kesempatan bagus ini;
1. Lomba menulis cerpen bertemakan Gara-Gara Facebook
Persyaratan;
a. Naskah asli, belum pernah dipublikasikan di media manapun, ditulis menggunakan Microsoft Word 97/03/07/10, menggunakan font Times New Roman, ukuran judul: 16, isi: 12, spasi 1.5, margin 1 - 1.25 - 1 - 1.25 cm. Panjang naskah untuk cerpen 4 halaman A4. Bentuk paragraph harus justify dengan kata pertama menggunakan dropcap bentuk dropped.
b. Naskah dikirim ke email: grupcaa@gmail.com dalam bentuk attachment dengan subjek: Nama + FB + Judul Cerpen. Sertakan pula photo dan biodata, maksimal 70 kata.
c. Peserta harus berteman dengan Wahidin Sinaga dan grup Kampung Para Sastra dan memposting informasi ini di note fb dengan mentag minimal 30 orang, termasuk Wahidin Sinaga
d. Naskah dikirim paling lambat tanggal 21 April 2012.
Labels:
kontes
10 Feb 2012
Mekkah dan Madinah
Tak perlu ditanya dua atau tiga kali, tempat mana di belahan bumi ini yang ingin sekali kudatangi? Tentu saja jawabannya adalah Mekkah dan Madinah.
Mengapa? Mekkah dan Madinah adalah dua tempat yang sangat bersejarah, dan juga barokah, insya Allah, karenanya aku ingin sekali ke sana. Apa yang akan kulakukan, hanya sekedar kunjungan atau jalan-jalan biasa? Tentu saja tidak! Aku ingin sholat di masjid Nabawi di Madinah Al Munawarah, ziarah ke makam rosululloh, bersimpuh ( wuquf ) di padang Arafah, berlari-lari kecil ( sa’i ) antara bukit Safa dan Marwah, sujud dan mengelilingi ( thawaf ) Ka’bah serta melempar jumrah sebagai simbol perlawanan terhadap iblis laknatullah.
Labels:
kontes
6 Feb 2012
Om Juara Nomor 1
Jika Ikal Laskar Pelangi punya ayah juara nomor satu di dunia, sungguh, akupun punya. Tapi bukan tentang ayah juara nomor satu ku yang ingin kutuliskan kali ini. Melainkan tentang seorang om yang cool ‘n smart, om juara nomor satu di hatiku.
Kami memang tidak memiliki pertalian darah, juga hubungan kekerabatan. Beliau bukan kakak atau adik dari bapak maupun ibuku. Juga bukan suami dari salah seorang tanteku. Dan bukan pula karena salah satu keponakan beliau menikah denganku. Selain sesama blogger, sebangsa dan setanah air, persaudaraan kami disebabkan satu keyakinan.
Labels:
kontes
2 Feb 2012
Pemenang Audisi Penulis Buku "Surat Cinta Untuk Ibu"
Seperti yang pernah saya sebutkan, saya memang mempunyai akun di facebook dan twitter, tapi terus terang saja saya jarang online di sana. Lebih dari 70% waktu online saya gunakan untuk ngeblog dan membuka beberapa situs yang berkenan menampung hasil belajar menulis saya. Akibatnya, ada beberapa sahabat lama yang aktif di facebook ( tapi awam dengan blog ) komplain, kenapa nda pernah online? Sebenarnya bukan tidak pernah, tapi jarang. Selain jarang dan hanya sebentar, saya sering bingung mau nulis ataupun komentar apa di sana. Hal yang paling sering saya lakukan di facebook setelah mengecek inbox, adalah mencari informasi tentang lomba menulis yang sering diadakan di sana. Salah satunya adalah audisi penulis buku "Surat Cinta Untuk Ibu".
Labels:
kontes
27 Jan 2012
Cinta Untuk Sabila
Cinta Untuk Sabila
Bukan dengan cincin permata biru
Bukan pula gaun sutera ungu
Ataupun gadget keluaran terbaru
Kucurahkan kasih sayangku padamu
Pada segelas minum yang kusuguhkan
Dan sepiring nasi yang kuhidangkan
Serta seragam yang kusiapkan
Cintaku dapat kau rasakan
Walau tak semanis seduhan nya
Meski tak selezat masakannya
Dan tak serapi pekerjaannya
Sungguh, ketulusanku setara dengannya
( Abi Sabila - 2012 )
25 Jan 2012
Keindahan Pelangi
Indahnya pelangi, terlihat karena perbedaan warnanya. Maka tidak semestinya kita selalu menjadikan perbedaan sebagai permasalahan. Perbedaan adalah sebuah keniscayaan. Kita adalah makhluk yang sama sekaligus berbeda. Jangan membeda-bedakan yang sama, namun jangan pula menyama-nyamakan yang beda. Hargailah persamaan dan perbedaan sebagaimana mestinya, sebagai anugerah dari Yang Maha Kuasa. Dengan demikian, indahnya hidup akan lebih terasa.
Labels:
kontes
23 Jan 2012
Rejeki Di Bulan Januari
Alhamdulillah wasyukurillah, puji syukur atas segala nikmat yang Allah berikan, termasuk rejeki yang datang melalui kebaikan sahabat blogger berikut ini;
Buku berjudul Please Look After Mom ini dikirimkan oleh Mbak Fanny sebagai hadiah atas tulisan berjudul Dua Diary yang saya ikutkan dalam giveaway 11 Tahun Bersamamu yang diselenggarakan oleh Mbak Tarry.
Labels:
kontes
20 Jan 2012
Saweran Kecebong 3 Warna: Pelaminan Kosong
Dalam kisah ini, aku memang bukan tokoh sentral, tapi aku tahu secara detail karena aku hampir selalu ada di setiap bagian penting dari kisah mengharukan ini.
Adalah Putra dan Putri, sebut saja demikian, tokoh utama dalam kisah ini. Keduanya masih ada hubungan kerabat denganku. Meski kutahu mereka tak keberatan bila kutuliskan kisahnya, namun aku harus menghormati mereka dan keluarga besarnya dengan tidak menyebutkan nama asli, semoga tidak mengurangi hikmah dan pelajaran yang dapat kita petik dari kejadian yang menguras air mata ini.
Bagai buah simalakama, ujian yang datang memberikan pilihan yang tidak mudah bagi Putra maupun Putri. Sepuluh hari menjelang pernikahan mereka, tiba-tiba Putra dilarikan ke rumah sakit dan harus menjalani operasi karena batu ginjal yang menyumbat saluran kemihnya. Dokter yang diberitahu perihal rencana pernikahan Putra, mengingatkan bahwa butuh waktu cukup lama, hingga berbulan-bulan untuk mengembalikan kondisi kesehatan Putra seperti sedia kala.
Labels:
kontes,
true story
17 Jan 2012
Pemenang Audisi Penulis Buku Resolusi 2012
Tak menunggu lama, hanya berselang dua minggu setelah penutupan acara, pemenang audisi penulis buku Resolusi 2012 akhirnya diumumkan. Berikut ketigapuluh pemenang berdasarkan peringkatnya;
- Endang SSN_ Semilyar Mimpi [Bukan semu, percaya saja]
- Abi Sabila_ Jika Aku Masih Ada
- RurinK_Resolusi Kertas Lusuh
- In Amullah_Kereta 2012 (Ketetapan, Rencana, Dan Take Action)
- Hylla Shane Gerhana_Fajar Pagi di 2012
- Annisa Ristiana_ Metamorfosa 2012
- Wicha Spicca Breeze_Note : Resolusi 2012
- Asri Istiqomah_Merindu Cahaya Mataku
- Wahyu Sekar Sari _Resolusi Untuk Kehidupan Baru
Labels:
kontes
7 Jan 2012
Ini Resolusiku, Mana Resolusimu?
Pertama saya ingin mengucapkanselamat kepada Mbak Diana Wardani atas terbitnya buku Kisah Cinta Embun PagiDan Tuhan ( KCEPDT ). Selamat dan sukses! Semoga dengan diterbitkannya bukuini, semakin banyak orang yang terinspirasi. Dan saya harap Mbak Diana tidak berhentisampai di sini. Teruslah berkarya, kami tunggu buku-buku selanjutnya. Amin,insya Allah.
Kemudian, dalam rangka mensyukuriterbitnya buku pertama ini, Mbak Diana sengaja mengadakan giveaway dengan bukuKCEPDT sebagai hadiahnya. Wow, menarik sekali! Tentu saja ini sangat sayang jikadilewatkan. Membaca adalah hobi utama saya, dan membaca hasil karya seorangsahabat tentu lebih mengesankan.
Labels:
kontes
4 Jan 2012
Pemenang Antologi Indahnya Persahabatan
Alhamdulillah, setelah berdebar-debar menunggu pengumuman pemenang audisi penulis Antologi Indahnya Persahabatan yang diadakan oleh Kantin Menulis Penerbit Mitra Pemuda, akhirnya dipublish juga.
Berikut 35 pemenang audisi Antologi Indahnya Persahabatan 1 (*nomor bukanlah urutan pemenang, hanya berdasarkan abjad saja);
Labels:
kontes
31 Dec 2011
Dua Diary
11 Tahun Bersamamu. Judul giveaway ini mengingatku pada satu kebersamaan yang memberiku banyak kenangan, pengalaman sekaligus pembelajaran. Angka yang sama, bedanya kebersamaan kami terhenti di angka ini, sedangkan Mbak Tarry memiliki kesempatan yang luas untuk terus menjaga kebersamaan ini sebagai anugerah sekaligus amanah. Insya Allah.
Sesuai aturan main dari giveaway ini, harus menceritakan barang kenangan yang paling berkesan, maka yang kumaksudkan adalah dua buku diary, satu milikku dan satu lagi milik almarhumah istriku.
Berbeda dengan buku diary pada umumnya, buku diary – kalau memang bisa disebut demikian - milik ku hanyalah sebuah buku biasa, tapi aku tulis dengan cara tidak biasa. Semua isi buku diary ini aku tulis dengan huruf steno Ide ini muncul beberapa hari setelah perpisahan sekolah, lima belas tahun yang lalu.
Labels:
kontes
Subscribe to:
Posts (Atom)
Featured post
Sebab Cinta Tak Harus Menangis
“ Aku bangga pada kalian. Kesabaran, ketegaran dan juga ketabahan kalian. Pertahankan, karena hidup harus tetap berjalan! “ sebuah sms mas...














