8 May 2009

Petaka Cinta Harta, Tahta, dan Wanita

Harta, tahta, dan wanita. Konon ketiga hal tersebut menjadi tolak ukur kesuksesan hidup seseorang ( laki-laki ). Bagi mereka yang menjadikan dunia sebagai satu-satunya orientasi hidup, akan melakukan ‘apa saja’ demi meraih harta, tahta dan wanita yang diimpikannya. Padahal selain memberikan manfaat, harta, tahta dan juga wanita adalah amanah, dimana jika kita tidak mampu menjaganya, semua akan berbalik arah, merongrong hidup bahkan menghancurkannya hingga binasa.

Betapa tidak, gara-gara harta dua orang sedarah daging bisa saling bunuh lantaran berebut warisan. Demi harta, perampokan, pembunuhan terjadi dimana-mana, nyawa manusia seakan tak ada artinya. Untuk memperoleh harta, manusia seakan tak kenal dengan yang namanya dosa.

Begitupun tahta. Demi tahta kawan bisa seketika berubah menjadi lawan. Jalan yang dilarang oleh agama, tak jarang ditempuh juga demi menduduki tahta. Begitu banyak caleg yang depresi, stress, bahkan nekad mengakhiri hidup, lantaran telah menghambur-hamburkan harta namun akhirnya gagal mendapatkan tahta.

Dan tanpa maksud menyalahkan wanita, kerap kali gara-gara wanita, laki-laki harus kehilangan tahta sekaligus harta. Demi wanita, karir yang sudah dirintis dengan susah payah, bisa hancur seketika. Banyak bukti tahta yang runtuh dan kehilangan harta yang tak terhitung, semua lantaran dimabuk wanita.

Lalu bagaimana seharusnya kita, apakah kita harus mengabaikan harta, tahta dan juga wanita?. Sudah kodrat, bahwa manusia membutuhkan , bahkan menyenangi tiga hal tersebut. Hanya saja, semua akan berbeda akhirnya dan itu tergantung bagaimana kita menempatkan harta, tahta dan wanita. Ada satu nasihat bijak bahwa jika ingin hidup selamat, tempatkanlah harta, tahta dan wanita di tanganmu, jangan di hatimu. Sebab jika harta, tahta dan juga wanita telah menduduki hati, maka kebahagiaan, kedamaian dan ketentraman hidup akan berganti dengan keserakahan, kesengsaraan dan kebinasaan akibat nafsu yang tak terkendali.

Featured post

Sebab Cinta Tak Harus Menangis

“ Aku bangga pada kalian. Kesabaran, ketegaran dan juga ketabahan kalian. Pertahankan, karena hidup harus tetap berjalan! “ sebuah sms mas...

 
© Copyright 2035 Ruang Belajar Abi
Theme by Yusuf Fikri