3 Sep 2010

Sebab Cinta Tak Harus Berkata

Novel Sebab Cinta Tak Harus Berkata karya Akhi Dirman plus tanda tangan asli sang penulis ini, insya Allah tidak lama lagi akan berada di tanganku, karena tulisan berjudul Dirgahayu Negeriku, Diberkahi Bangsaku terpilih sebagai salah satu pemenang kontes menulis bertema “Kerupuk Tujuh Belasan” yang diadakan oleh mbak Anaz, blogger Indonesia yang kini tinggal di Malaysia. 

Ada tiga buah novel yang disediakan oleh mbak Anaz, bekerja sama dengan Akhi Dirman ( sang penulis novel, juga juri dalam kontes Berbagi Kisah Sejati beberapa waktu lalu ). Sebuah anugerah besar bila kemudian aku bisa mendapatkan salah satunya. Alhamdulillah.

Ada tiga tulisan yang sebelumnya sudah kupersiapkan untuk menyambut HUT RI ke 65 kemarin sekaligus untuk ‘mengantisipasi’ ajakan posting bersama / kolaborasi dalam rangka peringatan HUT RI tanggal 17 Agustus, seperti ajakan Pak Iwan untuk posting bersama dalam rangka peringatan hari Anak Nasional , 23 Juli lalu. Pertama, tulisan berjudul Semerah Agustusan, Seputih Ramadhan. Tulisan ini rencananya akan dikirim ke eramuslim.com dan kotasantri.com , sekaligus diposting di abisabila.multiply.com . Kedua, tulisan berjudul Anugerah Ramadhan, Amanah Kemerdekaan. Tulisan ini dipersiapkan untuk diposting di abisabila.wordpress.com sesuai dengan format tulisan yang merupakan dialog antara Pa’e dan Bu’e. Dan tulisan ketiga adalah Dirgahayu Negeriku, Diberkahi Bangsaku. Tulisan ini dipersiapkan khusus untuk diposting di abisabila.blogspot.com

Manusia boleh berencana dan berusaha, tapi Allah lah yang menentukan hasil akhirnya. Tiga tulisan sudah dipersiapkan namun belum satupun datang ajakan untuk melakukan posting kolaborasi ( ternyata sebenarnya ada ajakan dari  Trimatra, tapi terlambat kuketahui ). Tak mungkin tulisan yang meski tidak berkualitas ini disia-siakan. Sesuai rencana, ketiganya aku posting di tempat tujuan masing-masing, Alhamdulillah, tulisan berjudul Semerah Agustusan, Seputih Ramadhan berhasil dipublikasikan di  eramuslim  pada tanggal 16, sedang di  kotasantri  pada tanggal 17 nya. Terbayar sudah usahaku. 

Dan rupanya Allah masih memberikan bonus untukku. Secara tidak terencana, aku mampir di blog mbak Anaz yang ternyata bukan mengajak posting bersama, tetapi mengadakan kontes menulis. Acara ini konon dilatar belakangi ketidakmungkinan mengadakan lomba makan kerupuk seperti tahun-tahun sebelumnya. Secara sedang puasa, begitu katanya. Sedikit nekat ( benar-benar nekat malah ), akhirnya aku coba untuk ikut kontes ini, dan kepalang tanggung, nekat aku daftarkan ketiga-tiganya. 

Dua kali mengikuti kontes di blog mbak Anaz, dua kali pula aku mendapatkan hadiah buku. Alhamdulillah, semoga ini diberikan bukan sekedar karena rasa kasihan, tapi karena dianggap layak menerima. Semoga yang menyediakan, yang memberikan, dan yang menerima hadiah ini sama-sama diberkahi Allah SWT dan bisa mengambil hikmah serta kebaikan dari kegiatan ini. Amin, insya Allah.

Terima kasih untuk mbak Anaz, juga untuk  Akhi Dirman. Sebuah penghargaan besar bagi saya menerima hadiah ini.

Featured post

Sebab Cinta Tak Harus Menangis

“ Aku bangga pada kalian. Kesabaran, ketegaran dan juga ketabahan kalian. Pertahankan, karena hidup harus tetap berjalan! “ sebuah sms mas...

 
© Copyright 2035 Ruang Belajar Abi
Theme by Yusuf Fikri