Musim penghujan telah tiba. Alhamdulillah, yang lama ditunggu-tunggu akhirnya datang juga. Meski belum merata tapi hujan sudah mulai sering mengguyur beberapa kota. Sayangnya, di antara mereka yang juga menunggu turunnya hujan, setelah datang, bukannya bersyukur malah sebaliknya. Mereka kecewa, kesal dan bahkan ‘berani’ mengumpat hanya karena merasa hujan turun tidak pada waktu yang diinginkannya. Selain beberapa orang yang sedang menggelar hajatan dan pesta, si fulan adalah salah satunya.
“Sebel! Dari semalam hujan nggak berhenti-berhenti. Mana pakai mati lampu segala lagi!” jawab si Fulan ketika Bunda bertanya, mengapa ia belum juga mandi padahal hari sudah semakin siang. Bunda khawatir Fulan terlambat sekolah lagi, seperti tiga hari sebelumnya.
“Sabar, Nak. Bukan hanya kita yang mengalami” jawab Bunda yang masih menyiapkan hidangan sarapan pagi di meja makan.

